Selasa, 04 Oktober 2016

PENGERTIAN FILSAFAT ILMU
     Pengertian Filsafat Ilmu adalah upaya untuk mencari kejelasan mengenai dasar-dasar konsep, sangka wacana dan postulat tentang ilmu serta upaya untuk membuka tabir dasar-dasar keempirisan, kepragmatisan dan kerasionalan. Aspek filsafat ini erat hubungannya dengan hal ihwal yang logis dan epistemologis. Jadi, peran filsafat ilmu disini berganda. Pada sisi pertama, filsafat ilmu mencakup analisis kritis terhadap anggapan dasar, seperti kualitas, kuantitas, ruang, waktu dan hukum. Pada sisi yang lain filsafat ilmu mencakup studi mengenai keyakinan tertentu, seperti keyakinan mengenai dunia ‘sana’, keyakinan mengenai keserupaan di dalam alam semesta dan keyakinan mengenai kenalaran proses alami. Menurut para pakar, Filsafat ilmu juga diartikan menjadi 2 bagian yaitu secara luas dan secara sempit. Pengertian filsafat ilmu secara luas yaitu mencakup permasalahan yang menyangkut berbagai hubungan ke luar dari kegiatan ilmiah seperti implikasi ontologik-metafisik dan citra dunia yang bersifat ilmiah, tata susila yang menjadi patokan dalam penyelenggaraan ilmu dan konsekuensi pragmatik-etik penyelenggara ilmu. Sedangkan pengertian Filsafat secara sempit yaitu menampung permasalahan yang bersangkutan dengan hubungan ke dalam yang terdapat di dalam ilmu, yaitu yang menyangkut sifat dari pengetahuan ilmiah dan cara-cara mengusahakan serta mencapai pengetahuan ilmiah.[1]

ABSTRACT
   Philosophy is a free-thinking radical and universal method of obtaining a truth. And the philosophy of science is the free-thinking, radical and universal application of science principles and rules. The philosophy of science is not a methodology but is areflective procces rooted in the principles of science.[2]
   Filsafat adalah bebas berfikir, radikal, dan metode universal memperoleh kebenaran. Dan filsafat ilmu adalah bebas berfikir, radikal dan aplikasi universal dari prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan aturan. Filsafat ilmu tidak metodologi tetapi merupakan proses reflektif berakar pada prinsip-prinsip ilmu pengetahuan.
   Etymologically, philoshophy is derived from the greek word  “philosiphia”. Which consist of two syllables “philo”. Which means love, and “sohia”. Which means wisdom. Thus, philosophi means love of wisdom.
   According  to expert, the definition of philosophy depends on the authority and reflects the location. Life time disciplnes. And specifications of the authority .some philosophy definitions follow:
·        First, philosophy is a set of attitudes and beliefs towards life and nature. Which are usually accepted uncritically.
·        Second, philosophy is a criticism procces or beliefs and upheld attitudes.
·        Third, philosophy is an attempt to obtain a universal perspective.
·        Fourth, philosophy is composed of words that explain meaning using logical language concepts.
·        Fifth, philosophy is either a set or any problem that has caught he attention of an individual and requires an immediate answer.
   Secara etimologis, filsafat berasal dari bahasa Yunani kata “philosiphia” yang terdiri dari dua suku kata, “philo” yang berarti cinta, dan “Sophia”, yang berarti kebijaksanaan. Dengan demikian, filsafat berarti cinta kebijaksanaan.
   Menurut para ahli, definisi filsafat tergantung pada kewenangan dan mencerminkan lokasi, waktu hidup, disiplin, dan spesifikasi dari otoritas. Beberapa definisi filsafat ikuti:
·        Pertama, filsafat adalah seperangkat sikap dan keyakinan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara  tidak kritis.
·        Kedua, filsafat adalah suatu proses kritik atau keyakinan dan sikap ditegakkan.
·        Ketiga, filsafat adalah suatu usaha untuk mendapatkan perspektif  universal.
·        Keempat, filsafat terdiri dari kata-kata yang jelaskan berarti menggunakan konsep bahasa yang logis.
·        Kelima, filsafat adalah satu set masalah atau masalah yang telah  menarik perhatian dari  individu dan membutuhkan jawaban segera.
  Jadi filsafat ilmu ialah kebebasan berfikir atau menelaah sesuatu dengan alasan yang jelas. Kenapa kita melakukan ini? Kenapa kita nggak melakukan cara itu?. Nah filsafat mengajarkan kita untuk berfikir dan jelas alasannya melakukan suatu pekerjaan.



[1] Sumber : Buku Yang digunakan dalam Penulisan Pengertian Filsafat Ilmu :

– Surajiyo, 2005. ILMU FILSAFAT Suatu Pengantar. Penerbit PT Bumi Aksara: Jakarta



[2] BY-NC-ND License (http://creativecommons.org.licenses/by-nc-nd/4.0/)